Gejala-gejala ini merupakan pertanda tumor otak

Desis tipis bernada tinggi, terkadang gemerisik, suara air atau dering langsung… Tinnitus, atau 'tinnitus' seperti yang dikenal dalam pengobatan, adalah fenomena mendengar suara yang tidak normal, dimana pasien mengungkapkan apa yang mereka dengar di telinga mereka atau di kepala mereka.

Rata-rata, 10 dari setiap 100 orang di negara kita mengalami masalah tinitus di beberapa titik dalam hidup mereka. Apalagi dengan perkembangan teknologi, tampaknya masalah yang semakin umum terjadi. Misalnya, berbicara dengan ponsel dalam waktu yang lama, mengencangkan telinga, dan meningkatkan penggunaan headphone menyebabkan tinitus lebih sering terlihat. Mendengarkan musik keras dengan headphone untuk waktu yang lama juga menimbulkan alasan yang serius untuk keluhan tinnitus.

Seringkali ada faktor-faktor sederhana yang dapat dengan mudah lewat dengan beberapa intervensi di bawah tinnitus. Namun, terkadang penyakit yang mengancam jiwa seperti 'tumor otak' juga bisa berada di bawahnya. Dalam kasus ini, berbagai gejala menyertai tinitus. Spesialis Bedah Otak dan Saraf Rumah Sakit Keluarga Dr. M.Hamit Aytar membuat daftar 6 sinyal yang tidak boleh terlewatkan pada tinitus:

JIKA GEJALA INI MENYEBABKAN TELINGA, PENYEBABNYA MUNGKIN TUMOR

Jika tinnitus disertai dengan beberapa atau bahkan salah satu gejala berikut, segera periksakan ke dokter.

1. Tinnitus bersifat resisten dan progresif,

2. Sakit kepala,

3. Mual dan muntah,

4. Pusing,

5. Kurang pendengaran

6. Gangguan keseimbangan

7. Jika keluhan seperti kelumpuhan wajah ditambahkan, keluhan tersebut harus dievaluasi dengan bedah saraf.

TUMOR MANA YANG MEMBUAT TELINGA Tinnitus?

Spesialis Bedah Otak dan Saraf Dr. M. Hamit Aytar mendaftar tumor otak yang mendasari tinitus sebagai berikut:

• Saraf wajah, yang dikenal sebagai saraf kranial ke-7, dan saraf statoakustik (saraf keseimbangan-auditori), yang dikenal sebagai saraf kranial ke-8, yang keluar dari batang otak dan menuju ke telinga, dapat terkena efek tumor serius.

• Tumor yang paling dikenal dan penting di wilayah ini adalah tumor jinak yang disebut "neurinoma akustik" atau "schwannoma" yang muncul dari selubung saraf ke-8 itu sendiri. Karena asal tumor ini adalah sudut antara batang otak dan otak kecil, mereka juga dikenal sebagai "tumor sudut". Mereka biasanya satu sisi. Namun, pada sindrom familial langka seperti neurofibromatosis, ada kemungkinan munculnya bilateral.

• Meskipun tumor ini jinak dan tumbuh lambat, tumor ini dapat menyebabkan tinitus, gangguan pendengaran, dan ketidakseimbangan pada tahap awal karena lokasinya yang rapuh.

• Menegioma, tumor jinak yang berasal dari selaput otak di garis saraf yang sama, juga bisa menjadi penyebab penting tinitus lainnya.

• Meskipun lebih jarang di area yang sama, ependimoma, hemangioblastoma, astrositoma, dll. tumor juga dapat menekan saraf keseimbangan pendengaran.

DENGAN PENGOBATAN DINI, MASALAH DAPAT DIHAPUS TANPA KEHILANGAN FUNGSI PENDENGARAN DAN KESEIMBANGAN

“Sangat penting bahwa tumor ini dapat dideteksi ketika ukurannya masih kecil, yaitu diagnosis dini membentuk pengobatan,” kata Dr. M. Hamit Aydar melanjutkan perkataannya sebagai berikut: "Selain itu, seiring pertumbuhan tumor, ia dapat menyebabkan kerugian serius yang tidak dapat disembuhkan dengan menekan atau bahkan merusak saraf yang sangat penting di sekitarnya." Menunjukkan bahwa dengan diagnosis dini, masalah dapat diatasi tanpa kehilangan fungsi penting seperti pendengaran dan keseimbangan. M. Hamit Aytar mengatakan, “Selain itu, menyelesaikan masalah secara dini tanpa mempengaruhi saraf wajah yaitu saraf kranial ke-7, juga bisa menjadi faktor pencegah terjadinya kelumpuhan wajah permanen. Jika massa tertangkap di bawah 3 cm, bisa juga cocok untuk bedah radio pisau gamma. "

PEMERIKSAAN RINCI, TES MENDENGAR DAN DIAGNOSIS MR OTAK

Ketika tumor otak dicurigai sebagai penyebab tinnitus, tes pendengaran dan terutama MRI otak dengan kontras sangat penting untuk mengungkap masalah setelah pemeriksaan neurologis yang rinci. Spesialis Bedah Otak dan Saraf Dr. M. Hamit Aytar mendaftar metode pengobatan yang diterapkan ketika tumor terdeteksi sebagai berikut:

• Menjaga tindak lanjut yang dekat dengan pemeriksaan MRI kontras otak,

Perawatan Radiosurgery Pisau Gamma,

• Mengangkat tumor dengan bedah mikro,

• Menggunakan pirau ventrikuloperitoneal untuk mengurangi tekanan serebral dan melindungi otak jika terjadi hidrosefalus akibat kompresi di bilik otak yang menempel pada massa.

Apa penyebab umum tinnitus di telinga?

• Ada sebagian besar alasan sederhana, sementara, dan jinak yang mendasari tinitus. Salah satu penyebab utama tinitus adalah kerusakan ujung saraf pendengaran yang sangat sensitif di area telinga bagian dalam.

• Masalah seperti kotoran telinga, masalah pada gendang telinga, infeksi telinga, rinitis alergi, dan sinusitis adalah beberapa penyebab yang umum dan dapat diperbaiki.

• Trauma pada area telinga, diabetes, penyakit kelenjar tiroid, masalah tekanan darah dan merokok juga dapat menyebabkan tinitus.