Bagaimana hidung tersumbat pada anak-anak?

Jika masalah sumbatan hidung tidak ditangani dengan menerapkan program pengobatan yang tepat, berbagai masalah dapat muncul pada perkembangan fisik dan mental anak. Sebagai contoh masalah tersebut; masalah seperti perubahan kepribadian, ketidakmampuan belajar dan gangguan.

Apa penyebab hidung tersumbat pada anak-anak?

  • Masalah pernapasan akibat bentuk adenoid yang tidak proporsional
  • Penyakit flu biasa seperti flu dan flu
  • Tulang rawan dan kelengkungan tulang di daerah hidung
  • Lubang hidung tertutup
  • Perkembangan rongga hidung yang tidak memadai
  • Bagian tengah hidung yang melengkung
  • Amandel lebih besar dari yang diperlukan

Umumnya, tidak ada alasan serius di balik hidung tersumbat pada anak-anak. Melalui metode yang dapat dengan mudah diterapkan di rumah, saluran hidung anak dapat terbuka dan bernapas dengan nyaman. Metode berikut dapat diterapkan untuk ini.

Bagaimana hidung tersumbat pada anak-anak?

  1. Gunakan mesin uap. Mesin uap membantu anak bernapas lebih nyaman dengan melembabkan udara ruangan. Siapkan kukusan baik di ruang keluarga maupun di kamar tidur agar kemacetan di hidung anak Anda berakhir. Saat mesin mengeluarkan uap ke lingkungan, rongga hidung yang teriritasi menjadi tenang dan memungkinkan anak untuk tidur lebih nyenyak. Dengan metode ini, lapisan lendir kental di hidung dipecah.
  2. Gunakan semprotan hidung. Obat tetes hidung yang bisa didapat dari apotek dengan sepengetahuan dan anjuran dokter efektif untuk melarutkan lapisan lendir pada saluran hidung anak, terutama bayi. Untuk membersihkan hidung tersumbat anak Anda dengan bantuan semprotan hidung; letakkan anak Anda di punggungnya. Kemudian taruh 3 tetes di lubang hidung kiri. Setelah beberapa menit, taruh 3 tetes di lubang lainnya dengan cara yang sama. Tidak ada salahnya melakukan proses ini di siang hari selama dibutuhkan.
  3. Tingkatkan asupan cairan anak Anda. Konsumsi cairan harus ditingkatkan untuk menghilangkan zat yang mengiritasi di saluran hidung anak Anda. Untuk itu, anak dapat diberi makan jus buah segar, sup sayur, dan air.