Apa saja kerusakan minyak sawit dan di mana ditemukannya?

MINYAK KELAPA SAWIT MENYEBABKAN OBESITAS

Minyak sawit sangat berbahaya bagi manusia dan alam selama produksi dan konsumsi. Minyak sawit, yang menyebabkan obesitas dan kanker, digunakan di banyak produk kemasan. Selain itu, minyak sawit, yang menimbulkan efek sangat negatif terhadap lingkungan selama produksinya, ditampilkan sebagai jenis minyak yang setidaknya sama berbahayanya dengan lemak trans. Minyak sawit, yang paling berbahaya di antara minyak nabati, juga meningkatkan risiko kanker dua kali lipat.

  • Kerupuk dan produk kemasan asin termasuk dalam kategori produk kemasan yang paling banyak digunakan minyak sawit.
  • Saat membeli keripik, yang merupakan kategori produk lain yang menggunakan minyak sawit, bagian isi kemasan harus dibaca dengan cermat.
  • Meski minyak sawit ditemukan di banyak produk, namun persepsi bahwa setiap merek menggunakan minyak sawit tidak mencerminkan kebenaran. Karena bisa dipahami bagian kandungannya apakah merek tersebut menggunakan bentuk oli ini atau tidak.
  • Selain produk asin, minyak kelapa sawit juga digunakan dalam produk kemasan seperti coklat dan kue.

MINYAK KELAPA SAWIT DAN KANKER

Berdasarkan penelitiannya tentang minyak sawit, badan keamanan pangan EFSA mengungkapkan bahwa minyak sawit yang dimurnikan pada suhu di atas 200 derajat menyebabkan lebih banyak zat karsinogenik dibandingkan minyak lainnya. Uni Eropa sangat mementingkan masalah ini sehingga mengeluarkan undang-undang bahwa merek yang menggunakan minyak sawit harus secara jelas menunjukkan hal ini pada produk mereka.