Apa itu ADHD dan apa saja gejala ADHD?

Attention deficit and hyperactivity disorder (ADHD) adalah salah satu penyakit anak yang paling umum di dunia. Ini adalah masalah yang dapat mengikuti orang tersebut seumur hidup, bahkan jika efek negatifnya sedikit berkurang pada usia dewasa. Lantas apa saja gejala ADHD?

APA ITU ADHD?

Anak-anak dengan ADHD mungkin tidak dapat fokus pada pelajaran, pekerjaan rumah, atau pekerjaan apa pun untuk waktu yang lama. Ternyata mereka bukan pendengar yang baik. Karena arah perhatian bisa berubah terhadap rangsangan eksternal sekecil apapun. Misalnya, suara mobil di luar atau gambar latar belakang yang tidak penting.

Sekali lagi, saat beristirahat, bahkan jika tidak ada elemen yang mengganggu, mereka dapat mengalihkan perhatiannya dengan bermimpi sekaligus. Mereka bisa jadi pelupa, teralihkan, atau kikuk. Mereka sering melakukan transisi cepat di antara pekerjaan yang mereka sibukkan. Misalnya, tanpa menyelesaikan satu game ke game lainnya; Mereka beralih ke pekerjaan lain sebelum menyelesaikan pekerjaan rumah mereka.

Gangguan perhatian dan hiperaktif cenderung terjadi bersamaan. Anak hiperaktif sering kali memiliki struktur yang terlalu aktif, gelisah, dan bosan. Semua hal negatif tersebut menyebabkan gangguan belajar pada anak. Mungkin ada konsekuensi seperti tertinggal dari pelajaran, tertinggal dengan teman sebaya, masalah kehidupan sosial dan, akibatnya, tidak dipersiapkan dengan baik untuk hidup. Oleh karena itu, diagnosis dini dan intervensi dini sangat penting dilakukan. Jadi, apa metode pengobatan medis atau non-pengobatan untuk gangguan perhatian dan hiperaktif?

BAGAIMANA TES ADHD DILAKUKAN?

Mungkin Anda dapat dengan mudah mengetahui apakah anak Anda mengalami hiperaktif. Secara umum, menurutnya hiperaktif adalah gelisah, aktif. Ada berbagai jenis kelainan ini. Ini;

  1. Gangguan defisit perhatian
  2. Defisit perhatian dan gangguan hiperaktif
  3. Aktivitas gabungan yang terdiri dari keduanya

Tes ADHD dilakukan untuk mengetahui mana dari ketiga jenis manik ini dan untuk menentukan tingkat dan tingkat keparahannya. Tes ini bisa dilakukan dari usia 2 tahun hingga dewasa. Ini terdiri dari tes proyektif dan subjektif. Hiperaktif adalah gangguan kejiwaan yang membatasi kehidupan akademis, profesional, dan sosial seseorang dengan gejala seperti mobilitas berlebihan, impulsif, dan gangguan. Jika Anda mencurigai hiperaktif di lingkungan Anda atau di anak Anda, tes ini harus dilakukan oleh spesialis dalam pengaturan klinis.