Bagaimana kutu pergi?

Apa itu tic?

Tics adalah situasi dan gerakan berulang dan tidak disengaja yang terjadi secara tiba-tiba. Gerakan tics bervariasi dari orang ke orang. Frekuensi dan tingkat keparahan tics yang tidak disengaja ini bervariasi. Munculnya ini bisa karena alasan organik atau psikologis. Tics yang terjadi karena alasan organik biasanya permanen dan gangguan Tourette dapat berkembang seiring waktu.

Bagaimana kutu pergi?

Situasi stres yang intens, situasi di mana tingkat kecemasan meningkat, rasa lelah, rasa bosan, berpartisipasi dalam acara penting bagi orang tersebut, melakukan tindakan aktif di depan orang lain dapat meningkat. Asupan alkohol, suatu aktivitas yang dapat menghibur orang dengan kesenangan, dapat berkurang selama istirahat. Biasanya kita melihat tics di tempat-tempat berikut: Gerakan otot wajah yang terus menerus, seringnya gerakan ke bawah pada kelopak mata bawah, Mata berkedip, otot tics di pipi, Tics di otot leher, Tics berupa batuk dari akar saraf, Tidak perlu Sering mengendus dan kutu bibir atas, Menelan dan menelan, Cegukan seperti membersihkan tenggorokan, Memaksa membersihkan tenggorokan, Mengangkat bahu, Jari pecah-pecah, Menggoyangkan lutut dan kaki, Memisahkan mata dengan cara yang tidak biasa, Menggoyangkan lengan dan kaki Bergerak telinga, sering mengangkat alis. Dalam pengobatan gangguan tic, kontinuitas adalah yang terpenting untuk keberhasilan pengobatan. Pendidikan, psikoterapi suportif, dan perawatan obat diterapkan berdasarkan kasus per kasus dalam pengobatan gangguan tic. Tidak ada perawatan obat yang diperlukan untuk tics motorik kronis. Memberi tahu guru tentang anak tersebut dan mendukung anak di sekolah adalah poin penting dalam pengobatan. Jika ada ADHD, OCD, depresi atau gangguan bipolar yang menyertai gangguan tic, pengobatan penyakit ini dapat memberikan efek positif langsung pada tics. Obat-obatan seperti haloperidol, pimozide, fluphenazine, tiapride, risperidone, ziprasidone, olanzapine, clonidine digunakan dalam pengobatan tic. Perawatan obat harus di bawah pengawasan psikiater.