Nutrisi yang tepat selama kehamilan dalam 12 langkah

Dari konsepsi hingga minggu ke-12 kehamilan, banyak hormon meningkat ratusan kali dalam tubuh dan akibatnya, mual, kepekaan terhadap bau, muntah dan masalah pencernaan diamati pada ibu. Setelah minggu ke-12, karena hormon lebih stabil, keluhan jenis ini membaik.

Dalam 3 bulan pertama kehamilan, faktor terpenting yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi adalah memiliki struktur kromosom yang sehat. Karena itu, pola makan ibu selama periode ini tidak memengaruhi perkembangan bayi.

Asosiasi Spesialis Ginekologi dan Kebidanan. Dr. Faruk Abike menjelaskan pola makan sehat dalam 12 langkah.

1- Makan sering tetapi dalam jumlah kecil selama tiga bulan pertama.

Dalam 3 bulan pertama, ibu harus diberi makan dalam jumlah kecil dengan interval yang sering. Makanan dan camilan bebas lemak, tidak berbau, pedas dan asin seperti kerupuk dan buncis putih akan berguna untuk menekan rasa mual. Selama periode ini, ibu dapat makan apapun yang diinginkannya, tetapi tidak boleh dipaksa makan karena bayi dengan struktur genetik yang sehat tidak terpengaruh oleh nutrisi ibu selama periode tersebut. Ibu; Ia boleh mengonsumsi ikan, telur, produk susu dan produk daging, tetapi jika ada rasa mual atau keengganan terhadapnya, ia tidak boleh memaksakan diri untuk makan. Konsumsi makanan dengan umur simpan yang lama dan mengandung aditif (sosis, salami, jus buah siap pakai, dll) harus dihindari. Akibatnya, dalam 3 bulan pertama, ibu harus mengonsumsi apa pun yang diinginkannya, dan tidak boleh melakukan upaya yang tidak perlu untuk membeli makanan yang tidak diinginkannya, karena berpikir bahwa itu mungkin bermanfaat.

2- Nutrisi setelah bulan ke-3 membutuhkan disiplin yang serius.

Setelah bulan ketiga kehamilan, ibu akan merasa lega baik secara fisik maupun psikologis, karena hormon lebih stabil. Selama periode dari bulan ke-3 hingga melahirkan, nutrisi sangat penting bagi ibu dan bayinya, dan tidak seperti 3 bulan pertama, hal ini membutuhkan disiplin yang sangat ketat.

3- Berapa banyak kalori yang akan kita makan per hari?

Pada masa kehamilan ini, konsumsi energi 1.600 kkal per hari meningkat menjadi 2.200 kkal. Oleh karena itu, asupan harus ditingkatkan, dan 3 makanan ringan harus ditambahkan ke 3 makanan utama. Sandwich, buah, susu, dan yogurt dapat dikonsumsi dengan makanan ringan.

4- Bagaimana seharusnya pola makan sehari-hari?

Dalam menu makanan sehari-hari, susu dan produk susu (minimal 1 gelas susu, semangkuk yogurt, keju) harus dikonsumsi secara rutin setiap hari. Susu dan produknya harus dikonsumsi secara melimpah karena merupakan sumber protein dan kalsium.

5- Konsumsi setidaknya dua kali makan daging merah dalam seminggu.

Bisa dalam bentuk steak, bakso atau steak sesuai permintaan bunda, tapi tidak boleh kurang matang. Perhatian khusus harus diberikan pada fakta bahwa daging dan produk daging dimasak dengan baik, dan perhatian harus diberikan untuk tidak mengonsumsi makanan yang mengandung aditif dengan umur simpan yang lama.

6- Makan telur setidaknya 3 hari seminggu

Telur mengandung protein berkualitas sangat tinggi dan harus dikonsumsi lebih sering jika memungkinkan.

7- Jangan lewatkan makan ikan seminggu.

Namun, karena kerang, tiram, ikan todak, hiu dan ikan tenggiri mungkin mengandung merkuri tingkat tinggi, konsumsi ikan ini tidak baik. Ikan besar seperti sea bass, sea bream dan salmon harus dikonsumsi. Namun, hal lain yang harus diperhatikan adalah tidak mengonsumsi lebih dari 350 gram ikan per minggu dan menghindari masakan Timur Jauh yang mengandung ikan mentah seperti sushi.

8- Lebih suka masakan Mediterania untuk makan malam

Konsumsi salad hijau dengan banyak minyak zaitun saat makan malam sehat baik dari segi sumber vitamin dan usus.

9- Kenari, almond, buah ara kering ya!

Konsumsi harian makanan yang kaya asam lemak omega seperti kenari, almond, buah ara kering, aprikot kering (beberapa potong) penting. Makanan seperti dessert, cake, pastry, coklat sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak.

10- Perhatikan mengonsumsi 3 liter cairan sehari.

(air, teh, susu, buttermilk, sup, buah). Jika tidak ada penyakit atau diabetes terkait kehamilan, buah-buahan dan sayuran hijau harus dikonsumsi secara melimpah. Soda dan air mineral mengandung mineral yang kuat dan termasuk minuman yang bermanfaat untuk dikonsumsi. Karena minuman asam dan berkarbonasi dapat menyebabkan ketidaknyamanan perut, maka minuman tersebut tidak boleh sering dikonsumsi, tetapi dapat dikonsumsi 1-2 kali seminggu. Tidak ada salahnya mengkonsumsi 3-4 teh terbuka dan 1 cangkir kopi (sebaiknya kopi saring) sehari.

11- TIDAK mutlak untuk merokok dan alkohol selama kehamilan!

Kepatuhan terhadap disiplin gizi sejak bulan ke-3 kehamilan sangat penting bagi ibu untuk mendapatkan kehamilan yang sehat dan untuk melahirkan bayi yang sehat. Meskipun bervariasi sesuai dengan berat awal kehamilan, rata-rata kenaikan berat badan 11-14 kg harus terjadi selama kehamilan. Satu kilogram per bulan pada 6 bulan pertama kehamilan dan dua kilogram per bulan dari bulan ke-6 adalah seimbang.

12- berjalan dan berenang

Kehamilan bukanlah makanan yang tidak terbatas, kualitas dan nutrisi yang seimbang memberikan proses kehamilan yang nyaman dan kelahiran yang sehat. Sejak bulan ke-3 kehamilan, program olah raga yang teratur harus ditambahkan dengan pola makan yang seimbang dan disiplin. Jalan kaki, berenang, yoga khusus kehamilan dan pilates bisa dilakukan minimal 2 hari seminggu selama satu jam. Namun, aktivitas seperti olahraga berbahaya, olahraga menahan beban, bersepeda, skating harus dihindari.