Apakah penyakit yang ditularkan melalui hewan?

Terkadang kita bisa mendapatkan penyakit dari hewan kesayangan kita, terkadang dari hewan yang dipelihara untuk digemukkan atau beberapa hewan liar. Kita bisa menghilangkan faktor risiko ini dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi secara rutin baik untuk hewan peliharaan maupun ternak.

Dengan melakukan tindakan pencegahan yang diperlukan dan merawatnya dengan baik, kita melindungi kesehatan kita sendiri dan hewan peliharaan kita serta mencegah hilangnya ternak.

Penyakit apa yang ditularkan dari hewan apa?

Rabies: Hewan liar seperti rubah, serigala, serigala dan hewan peliharaan seperti anjing, kucing, domba, kambing, sapi, kuda.

Antraks: Hewan seperti domba, kambing, babi, sapi.

Toksoplasmosis: Babi, kambing, domba, kucing dan hewan pengerat.

Flu burungi: Hewan unggas.

Brucellosis (Maltese Humas): Domba, kambing, sapi, babi dan sejenisnya.

Tuberkulosis (Tuberkulosis): Burung, ternak.

Sakit ingus: Hewan berkuku satu seperti kuda, keledai, dan bagal.

Wabah: Menggerogoti hewan seperti kelinci dan tikus.

Salmonella: Sapi, kambing dan unggas.

Tularemia: Kelinci, tikus, dan hewan pengerat lainnya.

Tenyazi: Hewan seperti ternak.

Cara penularan beberapa penyakit umum

Antraks: Anthrax kulit ditularkan dari luka dan goresan di kulit, antraks paru ditularkan melalui inhalasi, dan antraks usus ditularkan dengan memakan daging mentah hewan yang sakit.

Rabies: Penyakit ini ditularkan melalui gigitan hewan yang membawa virus rabies atau saat air liurnya bersentuhan dengan luka sayatan, retakan, atau luka terbuka.

Brucellosis (Maltese Fever): Penularannya dengan meminum susu hewan seperti sapi, kambing dan domba mentah atau dengan mengonsumsi makanan yang terbuat dari susu yang tidak dipasteurisasi.

Toksoplasmosis: Penularannya melalui konsumsi air dan makanan yang terkontaminasi kotoran kucing dan makan daging yang kurang matang.

Flu burung: Penularannya dengan menyentuh bulu hewan yang telah atau mati karena penyakit ini, menyentuh tempat dan benda yang terkontaminasi feses dan kotoran hidung, menyembelih hewan tersebut, menyiapkannya untuk dimasak.

Bagaimana Kita Melindungi Dari Penyakit yang Ditularkan Dari Hewan Ke Manusia?

Dengan mengambil beberapa tindakan pencegahan, kita dapat melindungi kesehatan pribadi dan sosial kita. Lingkungan yang steril dan pemeriksaan kesehatan rutin berperan besar dalam mencegah penyakit menular dari hewan ke manusia. Kami dapat membuat daftar masalah yang perlu kami perhatikan sebagai berikut;

* Merebus susu dan membiarkannya menjadi dingin dengan cepat, atau susu pasteurisasi lebih disukai,

* Telur dan daging harus dikonsumsi dengan cara memasak,

* Bakso mentah tidak boleh dimakan,

* Hewan peliharaan seperti kucing dan anjing harus divaksinasi secara teratur untuk rabies,

* Jika hewan yang tidak divaksinasi dan mencurigakan menggigit, tempat yang digigit harus dicuci bersih dengan air sabun dan divaksinasi dengan melamar ke institusi kesehatan,

* Kebersihan diri dan kebersihan tangan harus diperhatikan, tangan harus dicuci bersih sebelum dan sesudah makan, setelah dari toilet, saat pulang dari luar,

* Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara rutin saat beternak,

* Unggas yang sakit tidak boleh disentuh, daging dan telurnya tidak boleh dikonsumsi,

* Daging dan kulit tidak boleh disentuh jika dicurigai antraks.

* Keju segar yang terbuat dari susu mentah tidak boleh dikonsumsi atau dimakan setelah disimpan dalam air asin selama 3 bulan,

* Hewan yang diduga rabies harus dilaporkan ke tempat resmi dan tindakan pencegahan harus dilakukan.