Bagaimana seharusnya nutrisi olahraga? Berikut ini contoh menu

Mempertahankan kinerja tinggi yang ditunjukkan dalam latihan juga penting setelah olahraga. Dalam konteks ini, masalah terpenting adalah nutrisi olahraga. Mempertahankan massa otot, membakar lemak, dan memelihara proses mental yang sehat dan efisien berkaitan dengan makanan yang akan dikonsumsi. Lantas, bagaimana dengan nutrisi olahraga?

Dalam konten khusus yang kami siapkan untuk Anda, kami telah menambahkan contoh rekomendasi menu, sambil menyebutkan pentingnya nutrisi olahraga dan bagaimana seharusnya.

BAGAIMANA GIZI OLAHRAGA SEHARUSNYA?

Meskipun ini bukan situasi umum untuk nutrisi atlet, ada perbedaan menurut jenis kelamin, usia, berat badan, energi harian yang dikeluarkan, dan olahraga yang dilakukan.

SEBELUM PELATIHAN

Tahap pertama nutrisi olahraga adalah proses pra-olahraga. Makanan berbasis karbohidrat sebaiknya dikonsumsi sebelum olahraga. Karena dengan cara ini, energi dan kinerja tinggi disediakan selama pelatihan. Oleh karena itu, makanan yang dapat memenuhi kebutuhan karbohidrat seperti pasta, nasi, produk sereal, buah-buahan dan sayur-sayuran sebaiknya diutamakan.

Selain itu, makanan yang mengandung protein seperti susu, yogurt, daging, dan telur tentunya harus digunakan. Seperti diketahui, protein merupakan kunci kebutuhan nutrisi olahraga.

SETELAH LATIHAN

Jika tubuh membutuhkan air setelah aktivitas fisik yang intens, air harus dikonsumsi; Namun, perhatian harus diberikan pada konsumsi. Pasalnya, minum terlalu banyak air bisa menyebabkan kembung dan menghambat konsumsi makanan Anda.

Jika Anda memiliki kemungkinan untuk makan segera setelah berolahraga, Anda dapat mengonsumsi sayuran hijau, yang merupakan sumber antioksidan, serta lebih memilih makanan berbasis protein seperti daging, ayam, ikan, dan telur. Selain makanan Anda, sebaiknya jauhi minuman asam dan tentunya tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh seperti kentang goreng dan hamburger.

WASPADAI GULA DAN GARAM

Satu hal yang tentunya harus diperhatikan oleh seorang atlet adalah mengurangi konsumsi gula dan garam secara bertahap. Makanan berbahan garam dan gula harus dihindari sebelum dan sesudah olahraga. Makanan asin menyebabkan dehidrasi dengan melelahkan ginjal. Di sisi lain, makanan penutup adalah salah satu musuh paling umum para atlet.

CONTOH MENU ATLET

  • Pasta (sebelum olahraga)
  • Dada ayam (sebelum dan sesudah olahraga)
  • Salad yang dicuci dan dibilas dengan baik (sebelum dan sesudah olahraga)
  • Asparagus, batang seledri, brokoli, biji chia (mereka yang berolahraga berat harus mengkonsumsinya, meningkatkan testosteron sebelum dan sesudah olahraga)
  • Yoghurt (sebelum dan sesudah olahraga)
  • Air (sebelum dan sesudah olahraga)