Bagaimana perawatan luka terbaik?

Tidak peduli seberapa hati-hati kita, hampir semua dari kita pernah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan luka dalam. Dalam kasus seperti itu, Anda akan melakukan yang terbaik untuk menutup luka pada kulit sepenuhnya dan memulihkan kulit Anda. Saat ini juga, orang-orang di sekitar Anda mulai memberikan berbagai nasehat sesuai dengan 'pengalaman' mereka. Beberapa orang mungkin menyarankan Anda untuk membungkus luka Anda dengan erat dan memutuskan kontak udara, sementara yang lain mungkin menyarankan Anda untuk membiarkan luka terbuka sepenuhnya. Anda perlu membuat keputusan yang tepat, terutama jika menyangkut anak-anak Anda. Jadi, metode manakah yang benar? Di antara hal-hal yang paling sering kita dengar adalah anjuran bahwa kita harus membungkus luka dengan erat dan memutus kontaknya dengan udara. Nasihat ini begitu tersebar luas bahkan ada yang menganggapnya sebagai perawatan medis. Keyakinan semacam itu mampu bertahan dari generasi ke generasi karena memiliki kemampuan menantang waktu. Sebagai seorang dokter, saya adalah salah satu dari mereka yang berpikir bahwa takhayul tak terhitung banyaknya yang mempengaruhi pengobatan. Ini hanya salah satunya!

LUKA PADA KULIT ANDA

Ketika luka terjadi pada kulit Anda sebagai akibat dari luka atau kecelakaan apa pun, sel-sel di area itu beraksi. Mulai dari tepi luka, sel-sel baru terbentuk dan berkembang dan bergerak menuju satu sama lain. Dengan demikian, lukanya mulai menutup. Sel membutuhkan kondisi lingkungan tertentu untuk melakukan rutinitas ini. Lingkungan yang lembab adalah syarat pertama untuk tindakan ini. Jika Anda membalut luka Anda dengan erat dan membiarkan area tersebut kering, sel Anda yang perlu diperbarui tidak dapat memenuhi tugas ini dan meninggalkan bekas yang tidak diinginkan pada kulit Anda saat luka Anda tertutup. Tentu saja, membiarkan area cedera terbuka sama sekali bukanlah metode yang tepat. Jika tidak ada perban yang digunakan, luka yang sudah terbuka menjadi pintu masuk yang baik bagi kuman dan bakteri. Melindungi luka dari risiko infeksi adalah syarat pertama untuk kemajuan penyembuhan yang cepat dan tepat. Dalam kasus ini, cara terbaik untuk membungkus luka Anda adalah dengan membungkusnya dengan longgar agar bisa bernapas dan tetap lembap. Sekarang Anda tahu bahwa ketika Anda terluka, Anda tidak boleh mendengarkan mereka yang menasihati Anda untuk membiarkannya terbuka. Namun, ada satu detail yang tidak boleh Anda lewatkan, yaitu cara Anda membalutnya. Balut luka Anda, tetapi jangan terlalu kencang, tanpa membuatnya benar-benar kering dan dehidrasi.

JANGAN PERNAH MENJilat JARI ANDA YANG TERLUKA

Seberapa akuratkah memasukkan jari yang cedera ke dalam mulut dengan segera?