5 saran untuk tidur yang berkualitas

Kurang perhatian dan kegelisahan

Menyatakan bahwa tidur memainkan peran penting dalam kelangsungan kesehatan 'emosional' dan 'mental' dengan mengatasi depresi dan kecemasan serta menyeimbangkan keadaan stres, Dr. Kadirhan berkata, “Sebagai akibat dari kehidupan yang terbatas di rumah, paparan sinar matahari berkurang, menyebabkan gangguan pada siklus tidur-bangun yang dapat dirangsang dengan cahaya, dan“ ritme sirkadian ”, yang didefinisikan sebagai ritme internal kita. Kedua, bekerja di rumah alih-alih di kantor atau mengurangi jam kerja mingguan di tempat kerja akibat wabah Covid-19 menciptakan kecenderungan bagi kita untuk bangun lebih lambat dari waktu rutin bangun setiap pagi atau tidur larut malam.

Waktu tidur yang lebih dari 7-8 jam semalam dapat membuat kita sulit untuk bangun pada waktu rutinitas bangun pagi kita, padahal kita menyetel alarm pada waktu tertentu di pagi hari bahkan mengulang alarm untuk beberapa interval waktu yang berbeda. . Selain itu, hal itu dapat menyebabkan tidur lebih banyak dari waktu tidur rutin kita, merasa lelah saat bangun, tidak cukup istirahat, mengalami defisit perhatian dan gelisah di siang hari. ''

Memperhatikan bahwa secara alami, banyak orang khawatir tertular Covid-19 atau kerabat berisiko tinggi jatuh sakit, Dr. Kadirhan berkata, "Kesulitan ekonomi dan kendala sosial yang terjadi selama proses ini meningkatkan tingkat kecemasan dan menyebabkan masalah tidur dengan memicu masalah mental yang signifikan."

THE '' BLUE LIGHT '' ON TELEPON MENGUBAH POLA TIDUR

Dr. Kadırhan melanjutkan kata-katanya sebagai berikut;

Terpapar ponsel, tablet atau layar televisi lebih dari waktu rutin untuk mengikuti berita dalam kehidupan yang terisolasi di rumah dan menonton film dan serial TV dengan rumah tangga mempengaruhi pola tidur yang sehat secara signifikan, terutama di malam hari. . Alasan utama untuk ini adalah untuk terus merangsang otak, menunda waktu tidur hingga larut malam. Alasan sekunder dan terpenting adalah tertekannya pelepasan hormon 'melatonin', yang melindungi pola tidur di otak dengan 'cahaya biru' yang berasal dari layar. Individu mulai merasakan masalah fisik pada siang hari dengan stres kronis yang terjadi karena pola tidur yang memburuk. Sakit kepala, masalah ingatan dan masalah pencernaan merupakan keluhan fisik utama yang dirasakan. Prosesnya terus berlanjut, jika orang tersebut memasuki lingkaran setan, bahkan jika orang tersebut menyatakan bahwa dia sudah cukup tidur, dia terus merasa tidak memadai, dengan energi yang rendah, motivasi yang rendah, dan konsentrasi yang terganggu. ''

KUALITAS TIDUR PENTING

Dr. Kadırhan menjelaskan mengapa kualitas tidur penting dalam proses 'Menginap di Rumah' dalam tiga hal:

1- Tidur yang sehat; memperkuat sistem pertahanan tubuh kita.

2- Kita dapat meningkatkan aktivitas otak kita dengan tidur yang sehat. Dengan pola tidur yang berkualitas, kita dapat bekerja lebih baik pada fungsi otak yang lebih tinggi seperti menghasilkan pemikiran yang kompleks, memecahkan masalah, belajar, daya ingat yang baik dan keputusan yang benar-benar.

3- Suasana hati kita bisa diimbangi dengan tidur yang sehat. Seseorang yang kurang tidur lebih mudah tersinggung, mengalami penurunan energi harian, dan rentan terhadap pikiran depresi. Meskipun depresi adalah salah satu gangguan kejiwaan terkait tidur yang paling umum, gangguan kejiwaan lainnya juga dapat dipicu oleh pola tidur yang buruk.

5 MENINGKATKAN REKOMENDASI

Dr. Kadırhan memberikan 5 saran perbaikan terhadap masalah tidur:

1. Selama kita tinggal di rumah, kita dapat melanjutkan kecepatan kerja rutin kita sehari-hari, mengatur waktu bangun pagi, waktu tidur malam, dan mempertahankan kebiasaan makan pada waktu-waktu tertentu di siang hari dan mengalokasikannya waktunya untuk kegiatan olahraga dalam ruangan.

2. Bahkan jika kita tinggal di rumah, dengan membuka jendela, menghabiskan waktu di balkon, kita dapat memanfaatkan siang hari dan memastikan bahwa ritme batin kita, ritme 'Circadian', bekerja dengan benar.

3. Perangkat elektronik, terutama ponsel, televisi tablet, dll. Kita harus menjauh dari layar mereka setidaknya satu jam sebelum waktu tidur.

4. Selama kita tinggal di rumah, terutama 'tidur siang' singkat di siang hari, yang biasa terjadi pada siang dan malam hari, harus dihindari agar kualitas pola tidur malam dan waktu tidur tidak terpengaruh.

5. Seperti diketahui, hidup sehat, makanan sehat; membawa tidur yang sehat. Kita bisa meningkatkan kualitas tidur kita, terutama jika kita bisa berhenti minum kopi, teh, dan alkohol menjelang larut malam.