7 tips melawan perlemakan hati pada anak-anak

Hati berlemak yang dulunya hanya terlihat di masa dewasa, kini terjadi di masa kanak-kanak seiring dengan perubahan kondisi kehidupan. Ketika diagnosis terlambat, radang hati, kerusakan struktur normal dan fungsi sintesis hati, sirosis, dan akhirnya menyebabkan anak menjadi calon transplantasi hati.

Acıbadem University Acıbadem Atakent Hospital Pediatric Health and Diseases, Spesialis Gastroenterologi Anak Prof. Dr. Vildan Ertekin menunjukkan bahwa NASH (Non Alcolic Steatohepatitis) pada anak-anak, yaitu "hepatitis akibat perlemakan hati non-alkohol", semakin meluas saat ini.

Penyebab terpenting NASH berasal dari obesitas, diabetes tipe 2, ketidakaktifan dan beberapa pengobatan. Obesitas, yang terus meningkat seperti longsoran salju di zaman kita, merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat penting. Penyebab utama obesitas adalah malnutrisi, asupan fruktosa yang berlebihan, dan kurangnya aktivitas, terutama terlalu banyak menghabiskan waktu di depan televisi dan komputer. Prof. Dr. Vildan Ertekin berkata, "Ketika kue-kue, camilan, keripik, minuman asam, jus buah siap pakai, makanan penutup, makanan yang sangat manis dengan fruktosa ditambahkan ke dalamnya, ketidakaktifan dan permainan komputer jangka panjang, obesitas menjadi tak terelakkan. Semua ini menciptakan gambaran lemak hati pada anak-anak. "

LUBRIKASI HATI BUKANLAH PENYAKIT ANAK BESAR

Pemahaman penyakit pada anak sulit dilakukan karena tidak memberikan gejala yang pasti, oleh karena itu perlu diberikan perhatian terhadap gizi anak sejak bayi. Dr. Vildan Ertekin memberikan informasi penting berikut tentang penyakit:

Tidak ada tanda dan gejala pasti dari perlemakan hati. Karena alasan ini, anak-anak juga dapat dianggap sebagai sirosis, yang kita sebut tahap terakhir.

Pada beberapa anak dengan hati berlemak, ketika keadaan berubah menjadi peradangan hati tanpa menggemukkan saja, peningkatan enzim hati dapat dideteksi secara kebetulan, dan hati juga dapat diperhatikan.

Ultrasonografi hati dapat dideteksi secara kebetulan pada pasien yang berkonsultasi dengan dokter anak karena alasan yang berbeda. Namun, diagnosis yang pasti dan jelas tidak dapat dibuat baik dengan peningkatan enzim hati di laboratorium maupun dengan ultrasonografi. Diagnosis pasti hanya biopsi hati. Namun, karena biopsi hati tidak dapat dilakukan pada setiap pasien, penyebab yang dapat menyebabkan perlemakan hati harus dihilangkan terlebih dahulu. Untuk anak dengan faktor risiko, program skrining yang meliputi pemeriksaan fisik enzim hati dan ultrasonografi perlu dilakukan. Dalam kasus yang mencurigakan, sangat penting untuk mendaftar ke pusat-pusat dengan gastroenterologi pediatrik.

Hati berlemak bukan hanya penyakit 'anak gendut'. Itu juga dapat terjadi pada anak-anak dengan berat badan normal. Tetapi lebih sering terjadi pada anak-anak yang mengalami obesitas.

Apa penyebab penyakit NASH?

•Kegemukan

• Ketidakaktifan

Diabetes tipe 2

• Beberapa obat (obat epilepsi, steroid).

7 REKOMENDASI ​​TERHADAP LEMAK HATI

Prof. Dr. Vildan Ertekin menyatakan bahwa pekerjaan dapat dimulai dengan menjauhkan anak dari makanan fruktosa yang rasanya lebih dari gula, dan mencatat langkah-langkah yang harus diambil sebagai berikut:

1-Nutrisi memiliki tempat yang sangat penting dalam semua periode kehidupan kita. Nutrisi di setiap periode, mulai dari pemberian makan bayi dalam kandungan ibu hingga nutrisi di hari tua, sangatlah penting. Untuk alasan ini, bayi harus diberi ASI saja selama 6 bulan pertama. Kita harus membiasakan anak Anda menyantap hidangan masakan tradisional Turki seperti panci, salad, dan sup di rumah di malam hari. Bahaya terbesar adalah anak-anak yang tidak menyukai makanan dalam panci, salad dan terus-menerus makan makanan cepat saji dan junk food.

2- Bermanfaat untuk menjauhkan anak-anak dari kue instan, biskuit, permen, jus buah kemasan dan minuman asam, yang tidak memiliki manfaat selain dibombardir dengan kalori. Makanan ini sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam kotak makan siang. Alih-alih makanan dan minuman yang tidak perlu ini, ayran sebagai minuman dalam kotak makan siang, tomat segar, selada dan keju sebagai makanan; Pastikan Anda memiliki sandwich buatan sendiri yang terbuat dari roti gandum.

3-Alih-alih memberi jus yang sudah jadi, buat dia mengonsumsi buahnya. Jika dia ingin banyak jus, siapkan sendiri buah yang baru diperas di rumah. Tapi jangan berlebihan.

4-Jangan biarkan anak Anda menghabiskan terlalu banyak waktu di depan komputer dan televisi.

5-Coba dorong dia untuk tertarik pada olahraga, bergerak dan berjalan dalam jarak dekat.

6-Melewatkan makan akan menyebabkan anak Anda menjadi lebih lapar dan makan junk food, jadi berhati-hatilah untuk makan tepat waktu saat makan.

7-Meja keluarga adalah tempat terbaik untuk menghabiskan waktu berkualitas dalam keluarga dan sangat berguna dalam meningkatkan komunikasi antar anggota keluarga. Saat ini, kehidupan perkotaan dan jam kerja yang tidak teratur membuat acara makan keluarga yang bahagia ini hampir mustahil. Tidak mungkin untuk berkumpul bersama di meja makan, karena semua anggota keluarga memiliki makanan ringan di piring, berdiri atau di depan TV. Untuk alasan ini, berhati-hatilah untuk makan bersama di meja yang sama di malam hari.