10 tindakan pencegahan yang dapat Anda lakukan terhadap flu ...

IKUTI GEJALA DENGAN BAIK

Influenza disebabkan oleh virus yang disebut influenza. Sulit untuk membedakan antara flu dan pilek pada tahap awal. Biasanya 2 hari setelah terpapar virus influenza; Gejala seperti demam tinggi, pilek, batuk, sakit tenggorokan, otot dan sakit kepala, mata terasa panas, berair, dan kemerahan. Pada anak-anak, gejala tersebut bisa disertai muntah, diare, dan sakit perut. Dalam kasus seperti pernapasan cepat, nyeri dada, ketidakseimbangan, kebingungan, muntah berlebihan, memar, demam tinggi dan ruam, serta asupan cairan yang tidak mencukupi, segera berkonsultasi dengan dokter.

Waspadai ini tanpa mengetuk pintu flu

Virus flu biasanya menyebar melalui batuk dan bersin atau melalui kontak dengan permukaan yang terkontaminasi. Hingga setengah juta partikel virus dapat menyebar dalam satu kali bersin. Agar terlindungi dari wabah flu;

1- Vaksin flu dianjurkan untuk bayi berusia 6 bulan hingga lansia.

2- Sering mencuci tangan dengan sabun air atau larutan pencuci tangan khusus berbahan dasar alkohol adalah salah satu langkah terpenting untuk mencegah flu.

3- Masker bedah dapat digunakan di area berisiko.

4- Kontak dekat dengan orang sakit harus dihindari.

5- Berjabat tangan harus dihindari kecuali jika diperlukan.

6- Untuk memperkuat sistem kekebalan, perhatian harus diberikan pada diet sehat dan konsumsi makanan yang kaya antioksidan.

7- Di lingkungan yang padat seperti sekolah, kendaraan umum, bioskop, teater, masjid harus dirawat lebih hati-hati.

8-Hal tersebut dapat dicapai melalui kebiasaan pribadi yang sederhana seperti menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin untuk mencegah penyebaran penyakit.

9- Penyebaran flu dapat dikurangi dengan memastikan bahwa orang sakit di sekitar Anda beristirahat.

10-Merokok tidak hanya menyebabkan penyakit serius, tetapi juga meningkatkan risiko kontak dengan influenza.

JANGAN MENGAMBIL OBAT TANPA KONSULTASIKAN DENGAN DOKTER

Istirahat di tempat tidur dan banyak asupan cairan menjadi prioritas utama dalam pengobatan flu. Alkohol dan merokok harus dihindari. Jika perlu, obat-obatan untuk mengurangi nyeri otot dan demam dapat digunakan untuk mengurangi keluhan akibat penyakit tersebut. Aspirin tidak boleh digunakan pada anak-anak dan pasien flu muda dalam masa perkembangan mereka, terutama saat mereka demam. Menggunakan aspirin pada kelompok pasien ini dapat menyebabkan masalah yang berbeda dan lebih serius. Antibiotik tidak berpengaruh karena penyakit flu disebabkan oleh virus. Namun, antibiotik dapat digunakan pada kasus di mana terdapat infeksi sekunder seperti penyakit paru-paru akibat bakteri. Pengobatan antivirus bisa efektif terutama jika diberikan dalam 48 jam pertama. Kebanyakan penderita flu sembuh dalam 1-2 minggu. Namun, karena komplikasi yang mengancam jiwa seperti pneumonia dapat berkembang, setiap obat harus digunakan setelah berkonsultasi dengan spesialis. Orang yang berusia di atas 65 tahun, wanita hamil, anak-anak yang sangat kecil dan mereka yang menderita penyakit kronis; Mereka lebih sering mengalami komplikasi flu, seperti pneumonia, bronkitis, sinusitis, dan infeksi telinga. Oleh karena itu, perhatian lebih harus diberikan pada kelompok pasien yang disebutkan di atas.