Hal-hal yang membatalkan dan tidak membatalkan puasa!

Misalnya, apakah tetes mata membatalkan puasa, USG, endoskopi, suntik insulin, pengambilan sampel darah, mengoleskan salep, menempelkan pita rokok? Direktorat Agama mencatat hal-hal yang membatalkan puasa dan yang tidak. Mari kita mulai dengan obat tetes mata dulu. Agar bisa berbuka puasa, sistem pencernaan harus bercampur dengan obat dan memberi rasa kenyang. Obat yang diteteskan ke mata diserap ke dalam tubuh melalui saluran dan selaput lendir yang menghubungkan mata dan rongga hidung. Ada kemungkinan sebagian kecil tetesan, hampir tidak ada, mencapai saluran pencernaan. Untuk itu obat tetes mata tidak membatalkan puasa.