Apa itu Lasek / PRK?

PRK / LASEK

PRK

PRK (Photorefractive Keratectomy) adalah metode perawatan yang memperbaiki kesalahan refraksi seperti Lasik. Berbeda dengan teknik lasik yang masih paling banyak digunakan, pada metode PRK tidak dibuat lapisan tipis (flap) dengan sayatan di kornea, laser dimulai langsung dari permukaan luar. Operasi PRK adalah proses penerapan Excimer Laser ke jaringan di bawahnya dengan cara mengikis jaringan hidup tipis yang disebut epitel di bagian atas kornea. Di akhir operasi, lensa kontak transparan dan tidak bernomor dipasang ke mata selama beberapa hari agar permukaan kornea lebih mudah sembuh dan menjadi pelindung. Proses mendapatkan penglihatan yang baik lebih lama dari Lasik dan bisa memakan waktu hingga 3-4 minggu. Sekitar 2-4 hari setelah operasi terasa sakit dan tidak nyaman, alasannya adalah penyembuhan jaringan epitel selesai pada periode ini.

Apa itu Lasek / PRK?

LASEK

Lasek didasarkan pada prinsip pengangkatan jaringan epitel di mata dengan bantuan alkohol. Setelah laser diterapkan, itu menyebar kembali ke epitel. Meskipun hasil yang sangat aman diperoleh dengan dua metode permukaan ini, pasien mungkin mengalami rasa terbakar, perih, dan penyiraman selama 2 hingga 3 hari. Penglihatan menjadi jelas dalam waktu rata-rata 1 minggu-10 hari. Meski hasil yang jelas sudah bisa didapat pada bulan ketiga dengan metode pengobatan ini, pasien bisa melanjutkan kesehariannya selama periode ini dan tidak perlu memakai kacamata.

Fitur metode PRK dan LASEK

Meskipun derajat mata kecil (hingga 3 derajat miopia dan astigmatisme), direkomendasikan untuk beberapa struktur mata yang ketebalan kornea tidak sesuai untuk Lasik.

Mata dibius hanya dengan obat tetes, seperti pada metode Lasik.

Pasien tidak merasakan sakit selama operasi.

Untuk mempercepat proses regenerasi epitel dan untuk melindungi mata, lensa kontak dipakai dan dilepas di bawah kendali dokter 3-4 hari setelah operasi.