Apa penyebab nyeri pinggul?

Penyebab Nyeri Pinggul

1) Penuaan dan Ketegangan

Karena sendi panggul dihadapkan pada banyak tekanan, tulang rawan di antara sendi akan aus seiring waktu. Tulang rawan ini akhirnya gagal memberikan perlindungan yang memadai pada persendian dengan penuaan atau paparan stres seperti berlari di lantai yang keras untuk jangka waktu yang lama. Dengan saling menggosokkan tulang, nyeri mulai terjadi pada persendian.

2) peradangan

Biasanya, sejumlah kecil cairan disekresikan ke dalam sendi pinggul, memungkinkan sendi bergerak dengan lancar. Namun, jika jumlah cairan ini terlalu banyak atau jika terjadi peradangan, hal itu menyebabkan tekanan meningkat dan akibatnya timbul nyeri pinggul karena ruang pada persendian tersebut tidak cukup.

Apa penyebab nyeri pinggul?

3) Arthritis (Pengapuran)

Salah satu penyebab paling umum dari nyeri pinggul adalah artritis. Osteoartritis (artritis keausan) adalah jenis artritis paling umum yang menyerang pinggul. Osteoartritis mempengaruhi tulang paha dan tulang rawan yang mencengkeram ujung pinggul.

4) Fraktur Pinggul

Orang tua sangat rentan terhadap patah tulang pinggul. Karena tulang menipis dan melemah seiring bertambahnya usia. Patah tulang pinggul terlihat terutama akibat jatuh dan pada pasien osteoporosis.

5) Bursitis Pinggul

Radang kandung lendir adalah suatu kondisi yang terjadi ketika bagian dalam bur (kantung pelumas kecil di berbagai titik pinggul) terisi dan bengkak, mengakibatkan peradangan. Di dalam tubuh manusia terdapat kantung yang disebut bursa yang memberikan pelumasan di sekitar sendi di dekat tulang, tendon, dan otot. Pergerakan menjadi nyeri akibat radang bur.

6) Osteonekrosis

Osteonekrosis adalah suatu kondisi yang terjadi akibat kerusakan suplai darah ke pinggul. Jika kondisi ini tidak diobati, jaringan tulang bisa mati dan kerusakan besar bisa terjadi pada sendi panggul.