Mengapa gastroskopi dilakukan?

Ini adalah pengamatan gambar di layar TV dengan memeriksa bagian awal perut, kerongkongan, dan usus kecil dengan alat elektronik dengan kamera optik dan sumber cahaya di ujung dokter.

Apa itu gastroskopi?

MENGAPA GASTROSKOPI DILAKUKAN? APA MANFAATNYA?

Gastroskopi adalah metode diagnostik pertama yang muncul dalam pikiran pasien dengan nyeri perut yang berkepanjangan, mual, muntah, kesulitan menelan, pendarahan disertai muntah, mulas, dan dugaan tumor gastro-esofagus.

Dokter dapat mengambil sampel jaringan dari lesi yang dilihatnya selama prosedur (biopsi). Bagian-bagian yang diambil diperiksa dengan cermat oleh dokter ahli patologi di bawah mikroskop dan diagnosis pasti dibuat.

Adanya kuman di dalam perut (Helicobacter pylori) pasti ditentukan oleh munculnya bakteri dalam biopsi lambung. Pengangkatan polip lambung yang terdeteksi selama prosedur (polipektomi), penyempitan ekspansi balon (dilatasi), pembekuan pembuluh darah dengan laser argon atau suntikan jarum [Sleroterapi] adalah inovasi dan pencapaian terbaru dari pengobatan modern.

BAGAIMANA MENYIAPKAN GASTROSKOPI?

Perut kosong wajib untuk pemeriksaan. Untuk alasan ini, tidak ada makanan yang harus diminum 6 jam sebelum prosedur, dan air tidak boleh diminum kecuali jika sangat diperlukan. Penderita alergi obat, penyakit katup jantung, dan penyakit paru-paru sebaiknya melaporkan kondisinya ke dokter.

APA YANG DIHARAPKAN / DILAKUKAN SELAMA TRANSAKSI?

1. Sebelum memulai prosedur, semprotan anestesi lokal dioleskan ke tenggorokan untuk mengurangi refleks alat (tersedak dan mual).

2. Pasien diletakkan miring ke kiri.

3. Sedasi sadar diterapkan pada pasien, yang mengurangi refleks dan melemahkan kekuatan reaksi terhadap makanan. (Diazepam, Midazolam)

4. Alat dimasukkan melalui corong dan refleks menelan dibuat dan turun ke kerongkongan dan perut.

5. Prosedur ini tidak menimbulkan rasa sakit dan selesai dalam 3-15 menit.

6. Setelah prosedur, pasien harus menghabiskan waktu 15-30 menit di kamar tidur mereka. Mereka diistirahatkan, kemudian, jika sesuai, mereka bisa makan makanan yang berair dalam waktu 1 jam.

7. Direkomendasikan agar pasien yang dibius tidak mengemudi selama 2-3 jam setelah prosedur.

APA SAJA EFEK SAMPING DARI ENDOSKOPI DIAGNOSTIK ATAS?

  • Efek samping obat penenang pada jantung dan sistem pernapasan harus dipantau dengan cermat.
  • - Mungkin ada perdarahan dari tempat biopsi dan pengangkatan polip.
  • - Harus dicari dokter untuk keluhan seperti demam, susah menelan, sakit tenggorokan, sakit perut.