Apakah berbahaya mewarnai rambut saat hamil? Apakah berbahaya bagi bayi?

Beberapa pakar masalah ini mengatakan bahwa hal-hal yang sebenarnya tidak membutuhkan kebutuhan seperti pewarnaan rambut dan manikur sebaiknya dihindari pada tiga bulan pertama perkembangan organ bayi.

Apakah berbahaya mewarnai rambut saat hamil? Apakah pewarna rambut membahayakan bayi?

Dalam penelitiannya, tidak ada bukti nyata bahwa pewarna rambut saat hamil dan menyusui menyebabkan cedera bawaan pada bayi, namun yang perlu diwaspadai, ibu hamil tidak boleh mewarnai rambut sampai setelah lahir.

Beberapa bahan kimia dalam pewarna rambut sangat berbahaya saat hamil. Namun demikian, jika Anda telah memutuskan untuk mewarnai rambut Anda, jangan lakukan ini dalam 3 bulan pertama kehamilan Setelah bulan ke-4 kehamilan, pilih pewarna herbal murni organik, alami, dan bebas bahan kimia.

Alasan mengapa proses pewarnaan rambut dianggap berbahaya saat hamil adalah karena beberapa pewarna rambut yang mengandung zat kimia bercampur ke dalam darah melalui kulit rambut. Apakah mewarnai rambut selama kehamilan membahayakan anak? Apakah mewarnai rambut saat hamil membahayakan bayi? Pendapat yang jelas dari para ahli mengenai pertanyaan-pertanyaan ini: Ini adalah cara paling sehat untuk tidak mewarnai rambut saat hamil.

Saran bagi yang ingin mengecat rambutnya saat hamil

> Jika Anda akan melukis. Diwarnai setelah 4 bulan kehamilan.

> Pastikan lingkungan tempat proses pengecatan dilakukan sejuk.

> Pilih pewarna nabati yang tidak mengandung bahan kimia alami.

> Bilas kulit kepala Anda secara menyeluruh setelah pewarnaan rambut.

> Jika Anda mewarnai diri sendiri, kenakan sarung tangan di tangan Anda.

> Hindari penggunaan cat pada alis dan bulu mata Anda.

> Jangan memilih cat yang mengandung amonia.

> Jika Anda ingin mengubah warna rambut Anda, Anda bisa menggunakan pacar.