Apa saja gejala vertigo? Apakah penyakit vertigo berbahaya?

Gejala vertigo paling sering muncul, menyebabkan hilangnya keseimbangan pada orang tersebut. Meski gejala penyakit ini bisa dikurangi dengan beberapa obat, orang melakukan penelitian tentang penyebab vertigo di internet. Kami telah mengumpulkan semua detail tentang penyakitnya, yang diketahui terjadi dalam banyak situasi berbeda, di bawah judul ini. Jadi apa saja gejala Vertigo? Semua detail tentang pengobatan dan penyebabnya ada di berita kami ...

APA ITU VERTIGO?

Vertigo adalah perasaan berputar, seolah-olah ruangan atau lingkungan berputar-putar di sekitar orang tersebut. Banyak orang menggunakan istilah ini untuk menggambarkan rasa takut akan ketinggian, tetapi ini tidak benar. Vertigo dapat terjadi ketika seseorang melihat ke bawah dari ketinggian, tetapi ini biasanya mengacu pada rasa pusing sementara atau berkelanjutan yang disebabkan oleh masalah di telinga bagian dalam atau otak. Ini bukan penyakit tapi gejala. Banyak situasi berbeda yang dapat menyebabkan pusing. Penderita pusing akan merasa seolah-olah kepala atau ruang di sekitarnya bergerak atau berputar.

APA SAJA GEJALA VERTIGO

Vertigo adalah gejala, tetapi gejala lain juga dapat terjadi atau muncul berdampingan. Gejala vertigo dapat dilihat sebagai berikut:

  • Pusing
  • Perasaan mabuk perjalanan
  • Mual dan muntah
  • Tinnitus
  • Tinnitus
  • Perasaan kenyang di telinga
  • Sakit kepala
  • Nystagmus di mana mata bergerak tak terkendali
  • Ketidakseimbangan di telinga bagian dalam atau masalah dengan sistem saraf pusat (SSP)

MENGAPA VERTIGO terjadi?

Kondisi yang dapat menyebabkan vertigo antara lain sebagai berikut. Penyakit ini bisa terjadi bila infeksi menyebabkan peradangan di labirin telinga bagian dalam. Saraf vestibulocochlear terletak di daerah ini. Saraf ini mengirimkan informasi ke otak tentang gerakan kepala, posisi, dan suara. Selain pusing, pusing, seseorang dengan labirin mungkin mengalami gangguan pendengaran, tinitus, sakit kepala, sakit telinga, dan perubahan penglihatan. Vertigo mungkin juga memiliki penyebab psikologis, misalnya bekerja di lingkungan stres tinggi yang menjadi pemicunya.

Infeksi menyebabkan neuritis vestibular, yang merupakan peradangan saraf vestibular. Mirip dengan labirin tetapi tidak mempengaruhi pendengaran seseorang. Neuritis vestibular menyebabkan vertigo, disertai dengan penglihatan kabur, mual parah, atau perasaan tidak seimbang. Penyebab pastinya tidak jelas, tetapi mungkin terjadi akibat penyempitan pembuluh darah, infeksi virus, atau reaksi autoimun. Mungkin juga ada komponen genetik, artinya berjalan di beberapa keluarga. Akibatnya otak menerima informasi yang salah tentang posisi seseorang dan akibatnya timbul pusing. Orang biasanya mengalami episode vertigo yang berlangsung kurang dari 60 detik, tetapi mual dan banyak gejala lainnya juga dapat terjadi.

Vertigo juga bisa berupa:

  • Sakit kepala migrain
  • Trauma kepala
  • Operasi telinga
  • Fistula perilifatik ketika cairan telinga bagian dalam bocor ke telinga tengah karena robekan di salah satu dari dua selaput antara telinga tengah dan telinga bagian dalam
  • Herpes zoster di dalam atau di sekitar telinga (herpes zoster oticus)
  • Auto sclerosis, ketika masalah pertumbuhan tulang telinga tengah menyebabkan gangguan pendengaran
  • Sipilis
  • Serangan yang menyebabkan kelemahan otot
  • Stroke atau serangan iskemik transien.
  • Penyakit serebelar atau batang otak

Neuroma akustik, pertumbuhan jinak yang berkembang di saraf vestibulokokus di dekat telinga bagian dalam

Sklerosis ganda

Istirahat di tempat tidur yang lama dan penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan pusing.

Vertigo sendiri tidak selalu diwariskan, tetapi biasanya merupakan gejala dari berbagai kondisi dan sindrom.

Beberapa di antaranya tampaknya mengandung faktor genetik tertentu dan dapat diturunkan dalam keluarga. Jika seseorang mengalami vertigo berulang, ia mungkin memiliki komponen turunan atau genetik. Ilmuwan sedang menyelidiki profil genetik dari berbagai kondisi yang berhubungan dengan vertigo.

Migrain vestibular bisa termasuk vertigo. Anda dapat menemukan informasi lebih lanjut tentang situasi ini di sini.

PENGOBATAN VERTIGO

Beberapa jenis vertigo sembuh tanpa pengobatan, tetapi seseorang mungkin memerlukan pengobatan untuk masalah yang mendasarinya. Misalnya, dokter mungkin meresepkan antibiotik untuk infeksi bakteri atau obat antivirus untuk herpes zoster. Ada obat yang tersedia yang dapat meredakan beberapa gejala. Obat-obatan ini termasuk antihistamin dan anti emetik untuk mengurangi mabuk perjalanan dan mual. Pembedahan mungkin diperlukan jika perawatan lain tidak efektif. BPPV dan neuroma akustik adalah dua situasi yang mungkin sesuai.

Antihistamin dapat dibeli dari apotek. Pertanyaan tentang apa yang harus dilakukan dalam serangan Vertigo sedang diselidiki oleh warga dengan penyakit ini. Selama serangan vertigo, orang harus secara teratur minum obat yang diberikan oleh dokter dan istirahat. Dalam kasus ini, perlu untuk tidak berdiri sebanyak mungkin. Ada juga latihan yang diterapkan dalam pengobatan vertigo, ini dapat dilakukan dengan anjuran dokter.

Apakah penyakit vertigo berbahaya?

Meskipun penyakit Vertigo tidak berbahaya, namun secara signifikan menurunkan kualitas hidup manusia. Oleh karena itu perlu dilakukan perawatan.