Apa itu refluks? Bagaimana refluks berlalu?

Refluks, yang berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari dan terjadi dengan mulas, lebih sering terjadi terutama pada wanita. Refluks merupakan jenis penyakit yang bisa diobati. Refluks dapat menyebabkan berbagai penyakit. Jadi bagaimana refluks pergi? Apa cara untuk meredakan refluks? Inilah jawabannya ...

APA ITU REFLUX?

Refluks juga disebut penyakit Gastro Esophageal Reflux. Ini bisa dinyatakan sebagai penyakit yang terjadi karena aliran balik isi perut ke kerongkongan. Penyakit refluks terlihat pada sekitar 20% orang dewasa. Gangguan pengosongan lambung dan kerusakan kerongkongan merupakan salah satu penyebab terpenting yang memicu penyakit ini.

Penyakit refluks pada orang tua dan anak-anak dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Meski sangat umum terjadi pada wanita, angka kejadian penyakit ini cukup tinggi pada pria. Refluks lambung berdampak sangat buruk pada kualitas hidup seseorang.

PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH REFL:-

-Perkembangan fisik pada anak berhenti

Peradangan -Espical

-Radang paru-paru

Penyakit pernapasan seperti bronkitis dan asma

-Anemia

Gangguan saluran pencernaan

APA ITU GEJALA REFLUX?

Gejala pertama refluks berupa gangguan pencernaan, rasa terbakar dan asam di kerongkongan muncul pada orang tersebut. Penyakit refluks paling sering terjadi dalam bentuk perut terbakar. Gejala refluks juga bisa terlihat dalam bentuk nyeri yang meningkat di leher, bahu, lengan atau bahkan di dekat jantung. Gejala-gejala ini bisa berbeda-beda tergantung orangnya.

Orang tersebut dapat berkonsultasi dengan dokter untuk rasa sakit selain rasa terbakar di perut. Ditemukan bahwa 50% dari pasien yang mengalami nyeri di dada secara umum mengalami refluks.

Gejala refluks lainnya dapat didaftar sebagai berikut; Air asam dari mulut, rasa tidak enak di tenggorokan, kembung, cegukan, gangguan, suara serak dan serangan asma dapat ditunjukkan di antara gejala penyakit ini.

Gejala refluks yang telah kami sebutkan di atas umumnya terlihat pada orang sakit sambil berbaring.

BAGAIMANA REFLUX GO? BAGAIMANA PENGOBATAN?

Metode berikut digunakan saat mendiagnosis refluks;

Gastroskopi

Skintigrafi Ejakulasi Lambung,

pHmetri

Grafit Barium

Manometri

Manometri Antroduodenal

Pengukuran pH impedansi

Manometri Impedansi

Perawatan refluks dilakukan dengan 2 cara. Lulus pertama dengan terapi obat dan yang kedua dengan intervensi bedah. Perawatan obat umumnya direkomendasikan dalam ukuran di mana penyakitnya tidak terlalu serius. Pengobatan refluks dapat berhasil dilakukan dengan pemberian obat pelindung lambung yang mencegah pembentukan asam.

Metode pengobatan bedah, yang merupakan metode lain, dianjurkan untuk pasien yang telah mencapai penyakit stadium lanjut. Dengan intervensi bedah, otot antara lambung dan esofagus diperkuat. Cara pengobatan ini, yang lebih disukai bila tidak ada hasil dari pengobatan dengan obat, juga dianjurkan bagi orang dengan masalah hernia lambung. Jika pasien refluks tidak suka menggunakan obat-obatan dan menolak untuk melakukannya, pasien dapat dirawat dengan intervensi bedah setelah beberapa detail dibagikan tentang operasi tersebut. Singkatnya, refluks adalah penyakit yang bisa diobati. Itu juga bisa dilihat pada pasien secara kronis setelah proses pengobatan.

Selain metode pengobatan ini, penyakit refluks dapat disingkirkan dengan beberapa perubahan gaya hidup dan metode pengobatan endoskopi. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari saran kami yang baik untuk refluks dengan membaca rekomendasi kami di bawah ini.

APA YANG BAIK UNTUK REFLUX?

Penyakit refluks adalah salah satu masalah kesehatan yang serius di zaman kita. Dimungkinkan untuk mencegah penyakit ini dengan mengambil beberapa tindakan pencegahan.

Berikut adalah saran yang bagus untuk refluks;

Pertama-tama, makan terlalu banyak harus dihindari.

- Bantal tinggi harus digunakan saat tidur.

Makanlah dalam porsi kecil tapi sering.

- Konsumsi makanan berlemak harus dihindari.

Sangat penting untuk mengunyah makanan secara perlahan.

-Cokelat dan makanan cepat saji serupa tidak boleh dihindari.

Hindari konsumsi makanan berkafein. Kurangi konsumsi minuman panas seperti kopi dan teh sebanyak mungkin

Pada saat yang sama, kurangi konsumsi minuman seperti alkohol, cola, dan jus buah.

Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu pedas

- Kira-kira 2 jam sebelum tidur, pastikan tidak ada makanan yang masuk ke perut.

-Mengurangi konsumsi rokok dan produk tembakau lainnya

Hindari stres dan kegembiraan sebanyak mungkin

-Pastikan berat badannya standar, jadi hindari kelebihan berat badan.

Hindari memakai pakaian ketat

Rekomendasi terakhir kami adalah jangan mengonsumsi cairan di antara waktu makan.

Makanan yang baik untuk refluks adalah: Makanan seperti apel, pisang, kacang-kacangan, kentang rebus, brokoli, wortel, kol, ayam rebus, keju feta, nasi merah, oat, roti jagung, tahu, telur dan ikan sangat bermanfaat untuk refluks.

Singkatnya, refluks merupakan jenis penyakit yang bisa diobati. Jika Anda mengikuti rekomendasi kami yang disebutkan di atas, adalah mungkin untuk mengatasi penyakit ini tanpa kesulitan. Selain itu, penyakit ini dapat disembuhkan tanpa banyak kesulitan jika diperoleh bantuan penting dari dokter yang memiliki spesialisasi di bidang ini mengenai diagnosis dan pengobatan.