Apa itu mahaleb? Apa manfaat mahaleb? Bagaimana sebaiknya mahaleb, yang merupakan salah satu makanan yang baik untuk asma dan bronkitis, dikonsumsi?

Juga dikenal sebagai angin sepoi-sepoi, pohon Idris, ceri harum, ceri batu di kalangan orang-orang, mahaleb terutama digunakan dalam kue-kue. Mahaleb, yang sering disebut dalam resep lampu minyak, bisa didapatkan dengan mudah dari dukun dalam bentuk biji-bijian, bubuk, minyak atau bubur.

Informasi Botani: Ini adalah semak pendek dari keluarga Rosaceae, juga dikenal sebagai Idrisagac. Terkadang itu adalah pohon kecil yang mencapai 8 - 10 m dan merontokkan daunnya di musim dingin. Tunas muda berbulu. Daun berbentuk bulat telur atau lebar. Panjangnya 3-6 cm, ujungnya bergigi, ada rambut di sepanjang urat utama di wajah bagian bawah. Bunga harumnya berwarna putih. Buah kecil berukuran 5-6 mm berubah menjadi hitam saat matang.

Tempat dimana Mahleb dibesarkan: Tanah airnya adalah Eropa dan Asia Barat. Di Turki, ditemukan di lereng gunung seperti Tokat, Niksar, Zile, Amasya, Çorum dan Mardin dan di tanah berkapur.

Tempat Di Mana Mahleb Digunakan: Buah kering digunakan sebagai bumbu (Mahaleb). Terutama pastry yang memberikan aroma unik pada kuenya. Kacang dalam buah biasanya digunakan sebagai bumbu, juga sebagai obat penguat, ekspektoran dan diuretik serta afrodisiak.

MANFAAT MAHLEB:

  • Ini diuretik.
  • Ini memiliki efek tonik.
  • Digunakan sebagai afrodisiak.
  • Digunakan sebagai ekspektoran untuk asma.
  • Pembesaran prostat,
  • Bermanfaat dalam menurunkan gula,
  • Ini memiliki efek peningkatan seksual.