Bagaimana cegukan terjadi pada bayi?

Apa cegukan pada bayi?

Cegukan pada bayi merupakan salah satu kondisi yang umum terjadi pada bayi dan ibu yang mengkhawatirkan. Walaupun cegukan bayi menimbulkan kecemasan bagi orang tua, sebenarnya hal tersebut merupakan pertanda baik bagi bayi dan menandakan bahwa organ sistem pencernaan sudah berfungsi dan berfungsi dengan baik. Cegukan paling umum pada bayi baru lahir adalah setelah pencernaan. Penyebabnya adalah rangsangan saraf di diafragma setelah perut terisi, dan refleks yang ditunjukkan oleh bayi yang muncul dengan cara ini.

Bagaimana cegukan terjadi pada bayi?

Jika cegukan sudah dimulai pada bayi, Anda bisa mencoba menyusui bayi sebentar untuk menghilangkannya. Namun, jika cegukan masih berlanjut setelah menyusui, Anda dapat menggendong bayi dalam keadaan tegak selama setengah jam setelah menyusui, dan Anda dapat membelai punggung dan menggoyangnya dengan lembut. Jika cegukan terus berlanjut, Anda bisa memberi bayi Anda satu sendok teh air. Cara umum untuk cegukan pada bayi adalah dengan memberikan jus lemon. Saat diberikan jus lemon, bayi tiba-tiba menahan napas dan cegukan karena hal ini mencegah terjadinya iritasi pada otot diafragma. Namun, metode ini tidak cocok untuk bayi karena lemon bukan makanan yang cocok untuk bayi karena nilai Ph-nya.