Gejala dan penyebab kutu

Kumbang kutu adalah makhluk parasit. Itu selalu membutuhkan tuan rumah. Untuk alasan ini, ia hanya dapat bertahan hidup selama 48 jam di luar tubuh manusia. Di dalam tubuh manusia bisa hidup selama 30 hari. Hewan peliharaan tidak menampung mereka. Namun, telur kutu dapat bertahan hidup di kain dan selimut di luar tubuh manusia selama 10 hingga 15 hari. Kain, selimut, handuk dan penutup yang digunakan selama perawatan kutu harus dicuci dengan setidaknya 60 derajat air. Proses ini mencegah kambuhnya penyakit.

ITCHING ADALAH GEJALA PERTAMA DARI PENYAKIT

Kutu tidak bisa melompat ke tubuh orang lain dengan melompat seperti kutu. Serangga ini, yang tidak dapat terbang karena tidak memiliki sayap, hanya dapat masuk ke tubuh orang lain melalui kontak dekat. Dengan cara lain, mereka dapat ditularkan dengan menyentuh benda-benda yang mengandung kutu atau telur kutu.

SETELAH PENGOBATAN DITERAPKAN, DENGAN PERSETUJUAN DOKTER, ORANG DAPAT MELANJUTKAN KEHIDUPAN NORMAL MEREKA

Kontak dekat anak satu sama lain di lingkungan sekolah, ruang kelas yang padat dan lingkungan yang sempit merupakan faktor penting dalam penularan kutu. Rambut panjang siswi dapat menyentuh lingkungan dan menyebarkan kutu atau telur kutu. Diketahui juga bahwa kutu tidak ada hubungannya dengan kondisi higienis. Selain gatal dan efek psikologis, kutu tidak memiliki efek yang sangat serius bagi kesehatan. Karena penularannya mudah, pengobatan harus segera dimulai. Kutu dapat dilihat hari ini, terlepas dari apakah itu orang dewasa atau anak-anak, dan pengobatan penyakit ini sangat efektif. Namun, jika kutu berada dalam kelompok yang ramai, kelompok tersebut harus dilatih dan orang yang pernah kontak harus didiagnosis lebih awal dan pengobatan harus dimulai.

Semakin pendek rambutnya, semakin efektif dan sukses perawatannya.

Penggunaan sampo pembunuh kutu yang dijual di apotek dan bahkan pasar akan memberikan hasil yang efektif dalam pengobatan kutu. Selain itu, mencuci rambut dengan air cuka dan menyisirnya dengan sisir bergigi rapat akan memudahkan pembasmian kutu rambut. Air ini harus terdiri dari satu unit cuka yang dapat dimakan 6% per 5 unit air. Karena sisa cuka akan pecah setelah 10 hari, maka efektif untuk menerapkan obat baru.

Jika bahan obat dioleskan pada rambut berminyak, perawatannya tidak akan efektif. Rambut harus kering. Menerapkan obat pada rambut basah juga akan mengurangi efeknya. Jika anak-anak terinfeksi kutu, anak-anak harus sering diperiksa setelah pengangkatan kutu. Karena pembersihan kutu tidak berarti tidak akan terjadi kontaminasi ulang.