Bagaimana cara mengatasi depresi kehamilan?

Depresi bisa muncul sebagai masalah penting selama kehamilan. Pertanyaan tentang 'bagaimana mengatasi depresi kehamilan' juga diteliti oleh beberapa ibu hamil.

BAGAIMANA MELAKUKAN DEPRESI KEHAMILAN?

Selama kehamilan, calon ibu mungkin merasakan banyak emosi positif dan juga emosi negatif. Sebagai contoh; Emosi seperti kecemasan, kegelisahan, ketidakbahagiaan, ledakan amarah yang tiba-tiba mungkin muncul selama proses ini. Perubahan pada tubuh wanita hamil, penambahan berat badan, perubahan hormonal yang tiba-tiba bisa menjadi faktor yang sangat memicu emosi negatif tersebut. Dukungan sosial memegang peranan yang sangat penting dalam kemampuan ibu menjalani masa kehamilan dengan emosi bahagia yang maksimal.

Selain itu, para ibu mungkin memiliki banyak kekhawatiran selama kehamilan. Pikiran seperti 'Akankah saya menjadi ibu yang baik' melintas di benak ibu dan pikiran ini cukup banyak memicu kecemasan. Padahal, hal itu sangat paralel dengan hubungan antara calon ibu dengan ibunya sendiri. Jika ibu dari calon ibu sendiri tidak dapat menjalin hubungan yang baik di masa kecilnya sendiri dan tidak dapat menjadi model ibu yang baik, calon ibu dapat melalui proses ini dengan pikiran 'apakah saya dapat menjadi cukup baik ibu dari bayinya sendiri.

  • Dukungan yang dekat harus dicari.
  • Berbagi pemikiran ini dengan orang yang Anda cintai atau seseorang yang Anda percayai.
  • Jika pikiran-pikiran itu sangat mengganggu, dukungan ahli harus dicari.
  • Jangan mendengarkan cerita kelahiran selama periode ini.

CATATAN: Jika Anda memiliki berbagai masalah selama proses ini, ceritakan kepada dokter Anda. Polusi informasi sangat meningkatkan kecemasan, kekhawatiran dan ketidakbahagiaan. Ibu dan ayah hamil harus memperoleh informasi selama 40 hari pertama sejak bayi lahir selama kehamilan.