Apa saja gejala tumor otak?

Gejala tumor otak (jinak atau ganas) dapat bervariasi tergantung pada ukuran tumor, jenis sel, dan lokasinya.

Gejala terjadi ketika tumor mulai menekan otak dan menghancurkan saraf. Pada saat yang sama, beberapa gejala dapat terlihat saat sirkulasi cairan otak terganggu oleh tumor.

Gejala yang paling umum;

Sakit kepala: Sakit kepala mungkin merupakan tanda tumor otak, tetapi tidak boleh dilupakan bahwa sakit kepala dapat terjadi karena berbagai alasan seperti stres, malnutrisi, dan dehidrasi.

Sakit kepala yang disebabkan tumor otak paling parah terjadi pada pagi hari. Bangun dengan sakit kepala dari tidur, sering mengalami sakit kepala di masa lalu, sering sakit kepala dari waktu ke waktu, mual dan muntah dengan sakit kepala adalah petunjuk bahwa sakit kepala tersebut mungkin disebabkan oleh tumor otak.

Satu dari setiap 3 pasien tumor otak pergi ke dokter dengan keluhan sakit kepala. Sakit kepala akibat tumor cukup parah dan bisa berlangsung lama.

Nyeri pagi bisa mereda menjelang tengah hari. Ketika tekanan tumor di otak meningkat, sakit kepala menjadi lebih parah dan sering terjadi. Bahkan membungkuk, batuk, berolahraga bisa menambah sakit kepala.

Mual: Mual yang disebabkan oleh tumor otak kebanyakan terlihat di pagi hari. Mual bisa disertai muntah dan cegukan terus-menerus.

Mati rasa: Rasa kantuk biasanya terjadi saat tumor otak mencapai ukuran tertentu. Saat tumor tumbuh dan memberi tekanan pada jaringan di sekitarnya di tengkorak, mati rasa terjadi dan mungkin diperlukan lebih banyak tidur daripada biasanya.

Visi dan Masalah Pidato: Karena tumor, masalah seperti kelainan mata, melihat bentuk benda yang berfluktuasi, ketidakmampuan untuk melihat dengan jelas, penglihatan terowongan, penglihatan ganda dan kehilangan penglihatan dapat terjadi.

Masalah seperti lupa kata, tidak bisa mengucapkan dan memahami apa yang diucapkan bisa dialami saat berbicara.

Gemetar dan Kedutan: Kedutan otot dan tremor yang terjadi akibat tumor otak biasanya terlihat di tangan, lengan, dan kaki.

Beberapa tremor dapat dilihat di seluruh tubuh dalam bentuk kejang dan dapat menyebabkan pasien kehilangan kesadaran selama 1-2 menit. Jika tumor otak berhasil diobati, ada kemungkinan besar tremor, kejang, dan kedutan otot akan hilang sama sekali.

Namun, dalam beberapa kasus, tremor dan kedutan otot dapat berlanjut karena jaringan otak yang rusak meskipun tumor telah diangkat. Tremor dan kedutan otot ini dapat dikontrol dengan obat epilepsi.

Gejala Lain: Gejala tumor otak lainnya termasuk masalah dalam menjaga keseimbangan tubuh dan berjalan, perubahan suasana hati dan perubahan karakter seseorang, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi dan masalah memori, dan hilangnya sensasi di lengan dan kaki.

GEJALA 'OTAK TUMOR' BEBAS PENYEBAB TERTAWA