Bagaimana retakan lahir berlalu?

Mengapa retakan lahir terjadi?

Setelah lahir, bisa terjadi retakan pada lingkar perut, dada dan bokong yang tampak seperti kilat. Situasi yang mengganggu bagi wanita ini dapat diatasi dengan metode perawatan yang sederhana dan cukup mudah. Waktu terbaik untuk menghilangkan stretch mark adalah setahun setelah kehamilan. Retakan yang berwarna merah pada fase pertama kemudian menunjukkan kecocokan sesuai dengan warna kulit (biasanya putih). Retakan kecil dapat berlalu seiring waktu, tetapi retakan besar tidak dapat sembuh dengan sendirinya. Peregangan perut, yang mulai membengkak dengan penambahan berat badan selama kehamilan, terjadi retakan. Seperti halnya mungkin ada air mata pada seprai yang dibentangkan, ketika perut ibu mengembang, ia mengambil posisi yang mampu menahan air mata. Karena perut menjadi lebih menonjol mulai dari bulan ke 5-6 kehamilan, retakan terjadi pada tingkat tertinggi pada bulan-bulan ini. Itu terjadi sebagai akibat kerusakan pada dermis, yang merupakan lapisan tengah kulit. Kerusakan pada serat kolagen dan elastin di dermis, lapisan ini digantikan oleh pita fibrosa. Pita berserat memanifestasikan dirinya sebagai retakan di tubuh.

Bagaimana retakan lahir berlalu?

Retakan yang terjadi di daerah perut setelah kehamilan, yang telah menjadi masalah wanita sejak zaman kuno, berhasil diobati dengan metode baru yang dikembangkan saat ini, jika dilakukan pada waktu yang tepat. Perawatan laser, yang akan diterapkan pada saat retakan di perut masih berwarna kemerahan, memberikan hasil yang sangat berhasil dalam menghilangkannya. Dengan cara ini, meskipun perawatan yang diterapkan pada area perut tidak memberikan perbaikan total pada kulit, perbaikan yang signifikan dapat diamati. Perawatan Dermaroller dan perawatan laser fraksional memberikan hasil yang lebih positif jika retakan di perut menjadi putih pada tahap yang lebih lanjut. Terlepas dari perawatan ini, beberapa perawatan yang dapat diterapkan oleh wanita sendiri di rumah dapat mencegah perkembangan stretch mark di perut setelah kehamilan. Penggunaan campuran alami dapat bermanfaat, terutama pada retakan yang baru terbentuk di area perut. Ini biasanya produk herbal yang tidak memiliki efek samping. Namun, jika ini digunakan selama kehamilan, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter. Minyak zaitun murni, minyak aprikot, mentega kakao, minyak jintan hitam, minyak centaury, minyak lemon balm dan minyak gandum dapat digunakan untuk retakan di perut selama periode ini. Mungkin saja mencegah pembentukan retakan pasca kehamilan jika kulit dilembabkan dan lentur, baik sendiri-sendiri atau bercampur dalam rasio yang sama. Anda juga bisa mengurangi retakan dengan mandi air hangat dan memijat area perut dengan gerakan memutar kecil. Bahkan jika memungkinkan, mandi dengan air hangat dan terkadang dingin menyebabkan efek guncangan pada kulit dan menguatkan kulit. Tidak boleh dilupakan bahwa mencegah terbentuknya retakan jauh lebih mudah dan mudah daripada menghilangkan retakan. Para ahli menganggap almond dan baby oil cocok untuk perawatan retak. Campuran alami ini, yang menemukan solusi radikal untuk retakan yang baru terbentuk, tidak memiliki efek samping apa pun pada bayi dan ibu, sehingga aman digunakan selama kehamilan.