Bagaimana flu keluar selama kehamilan? Apakah flu membahayakan bayi?

Salah satu masalah paling umum yang dikeluhkan ibu hamil, terutama ketika kita mulai memasuki bulan-bulan musim dingin, adalah flu biasa dan gejala terkait.

BAGAIMANA FLU MENULAR PADA KEHAMILAN?

Kita semua memikirkan flu jika menyangkut flu biasa, tetapi sebenarnya itu bukan infeksi yang sangat sederhana. Biasanya berkembang dengan nyeri otot dan demam tinggi. Yang biasanya kita alami adalah masalah seperti infeksi saluran pernapasan bagian atas atau flu biasa.

Karena sebagian besar virus ini, tidak perlu melakukan apa pun selain tindakan pencegahan umum, istirahat, minum lebih banyak vitamin C, dan minum banyak cairan. Dalam kasus yang jarang terjadi, jika demam sangat tinggi dan ada batuk dahak serta demam yang berkepanjangan, antibiotik dapat digunakan dengan anjuran dokter.

APAKAH FLU MERUSAK BAYI?

Biasanya masalah ini hilang dengan sendirinya. Jika terjadi demam yang sangat tinggi dan infeksi yang sudah lama tidak diobati, kemungkinan bahaya mengemuka. Namun dalam kasus ini, seringkali tidak sakit. Ini adalah infeksi lokal. Seringkali, itu tidak masuk ke dalam darah dan kecil kemungkinannya membahayakan bayi.

APA YANG HARUS DIPERTIMBANGKAN UNTUK MENCERAHKAN FLU SELAMA KEHAMILAN

Antibiotik sebaiknya tidak digunakan kecuali ada infeksi bakteri.

Penting untuk tidak sakit lebih dari sekedar pengobatan. Untuk alasan ini, tinggal di dalam rumah dan sering mencuci tangan selama periode epidemi dapat melindungi.

Perawatan suportif terbaik dan paling efektif adalah istirahat di tempat tidur. Menjaga kepala tetap tegak saat berbaring (tidur dengan 2 bantal atau lebih) juga akan mengurangi rasa tidak nyaman saat keluarnya cairan dari hidung.

Perhatian harus diberikan untuk memastikan bahwa lingkungan cukup hangat dan berventilasi baik.

Udara harus dicegah agar tidak mengering dan harus dipastikan lembab.

Asupan cairan yang cukup sangat penting.

Selama masa sakit, nutrisi harus diperhatikan, jika kurang nafsu makan, diet kaya karbohidrat harus diterapkan untuk memenuhi kebutuhan energi.

Permen pelega tenggorokan dapat digunakan untuk meredakan sakit tenggorokan.

Air asin atau air laut dapat digunakan untuk mengatasi hidung tersumbat.

Ketika keluhan membaik, aktivitas normal tidak boleh segera dilanjutkan, dan istirahat harus dilanjutkan sebentar untuk pemulihan total.

Virus dan bakteri dapat bertahan 2-8 jam di permukaan yang keras. Khususnya, Anda harus membersihkan barang-barang seperti mainan, meja samping tempat tidur, gagang pintu, telepon, permukaan kamar mandi dan dapur secara teratur dengan disinfektan yang sesuai.Anda tidak boleh sedekat mungkin dengan orang sakit di rumah Anda.

Anda juga dapat menggunakan obat tetes hidung yang mengandung garam untuk mengatasi hidung tersumbat, dan Anda dapat mengangkat kepala dengan meletakkan beberapa bantal lagi di bawah kepala agar hidung tersumbat dan keluarnya cairan tidak terlalu terganggu saat berbaring. Produk mentol seperti Vics bisa dioleskan ke dada dan punggung sebagai solusi sementara untuk batuk. Anda juga bisa mandi dengan air yang diberi peppermint atau minyak kayu putih dan uap yang keluar saat mandi akan membuat payudara Anda rileks. Demikian pula, berkumur dengan air garam hangat akan membantu meredakan sakit tenggorokan.