Apa itu histeria?

Meskipun awalnya didefinisikan sebagai penyakit khusus untuk wanita, memang benar bahwa hanya histeria yang terlihat pada wanita, meskipun ini tidak sepenuhnya mencerminkan kebenaran.

Histeria muncul dari ketidakmampuan pasien untuk menaklukkan kenyataan dan usahanya untuk menyelesaikan konflik yang timbul dari kegagalan ini melalui beberapa pemikiran yang dianggap nyata oleh pasien, walaupun sebenarnya tidak benar.

MEREKA INGIN MENJADI FOKUS KEPENTINGAN

Orang-orang ini ingin menjadi pusat perhatian dan tidak segan-segan menampilkan sikap berlebihan selama ini. Jika minat tidak diarahkan kepada mereka, mereka akan bosan dan tidak bahagia. Jika fokus perhatian adalah orang lain atau sesuatu selain diri mereka sendiri, mereka mungkin berperilaku dangkal untuk menarik perhatian.

GUNAKAN SEKSUAL DAN EKSPRESI UNTUK PERHATIAN

Pidatonya tidak mengandung kedalaman, itu murni untuk perhatian. Mereka menggunakan seksualitas dan eksibisionisme untuk menarik perhatian. Kesombongan, pikiran dan perilaku yang cepat berubah, dan masalah terus-menerus dalam hubungan yang mapan adalah karakteristik lain dari orang-orang dengan gangguan kepribadian histeris.

MASALAH UTAMA HARUS DIHAPUS UNTUK PENGOBATAN

Walaupun penyembuhan gejala histeria biasanya terjadi secara spontan, namun dapat didukung oleh terapi suportif atau terapi perilaku yang bertujuan untuk menambah wawasan. Sebelum perawatan, evaluasi pasien yang sangat baik harus dilakukan dan memastikan tidak ada penyakit fisik. Perawatan dimungkinkan dengan menghilangkan masalah yang mendasarinya.

Jika pasien menolak anjuran psikoterapi, faktor yang menyebabkan stres dapat difokuskan. Memberi tahu pasien bahwa keluhan mereka hanya khayalan sering kali memperburuk situasi.