Apakah mewarnai rambut membatalkan puasa?

Apakah mewarnai rambut membatalkan puasa? Pertanyaan ini mengambil tempatnya di antara pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya sudah diteliti dan sering ditanyakan ke Direktorat Agama setiap bulan Ramadhan. Namun, menganggap puasa hanya makan dan bukan minum air berarti tidak memahami bulan yang penuh berkah ini. Setiap individu harus menghabiskan bulan Ramadhan dengan cara yang patut dicontoh, baik dengan perilaku maupun tingkah lakunya.

Mewarnai rambut tidak membatalkan puasa. Menurut informasi yang dikemukakan oleh Kepresidenan Agama, pewarnaan rambut atau pewarnaan rambut bukanlah masalah yang berkaitan dengan puasa, akan tetapi seperti yang telah kami sebutkan di atas, puasa tidak hanya makan dan minum air saja, ada baiknya dilakukan perubahan agar tampil baik. saat tidak berpuasa.

Pertanyaan ini ditujukan kepada Nihat Hatipoğlu yang menjawab pertanyaan-pertanyaan aneh di kolomnya di koran Sabah:

Apakah mewarnai rambut dan kumis menjadi kendala untuk mandi?

Mewarnai rambut atau kumis tidak berbahaya untuk mandi kecuali mencegah air mencapai kulit.