Bahaya nutrisi yang tidak memadai dan tidak seimbang

Orang-orang ini mudah sakit dan proses pemulihannya memakan waktu lama Asupan nutrisi yang tidak memadai berarti fungsi tubuh mereka kurang atau tidak berfungsi sama sekali, secara alami mengundang penyakit. Dasar untuk menjadi individu yang sehat adalah diberikan oleh nutrisi yang cukup dan seimbang.

Menurut para ahli, penampilan orang yang memiliki pola makan cukup dan seimbang:

• Penampilan yang kokoh,

• Penampilan yang bergerak dan hati-hati,

• Kulit rapi, halus, agak lembab dan agak merah muda,

• Rambut cerah dan berkilau,

• Otot yang kuat dan berkembang normal,

Lengan dan kaki yang halus dan berkembang dengan baik,

• Sifat temperamental, mau bekerja yang tidak sering mengeluh sakit kepala,

• Proporsional dengan berat badan, tinggi dan usia,

• Kepribadian yang perkembangan mental, mental dan sosialnya normal dan dapat bekerja terus menerus.

Munculnya mereka yang gizi kurang dan tidak seimbang;

• Tubuh dengan gerakan berat, keengganan, dan bungkuk,

• perut kembung,

• Berbagai luka dan kekasaran pada kulit,

Sering mengeluh sakit kepala,

• Kurang nafsu makan, lelah, kepribadian enggan.

Keterbelakangan mental, ketidakseimbangan suasana hati dan gerakan adalah tanda-tanda malnutrisi lanjut. Selain itu, kelebihan berat badan (obesitas) umumnya merupakan gejala malnutrisi dan diterima sebagai penyakit. Tidaklah tepat untuk memutuskan apakah individu-individu dalam suatu masyarakat memiliki gizi yang cukup dan seimbang atau tidak hanya dengan melihat penampilan mereka. Status gizi individu dapat ditentukan dalam kerangka penelitian ilmiah. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat kita memiliki gizi yang kurang dan tidak seimbang. Ketika diteliti penyebab ketidakseimbangan gizi, terlihat bahwa prinsip-prinsip gizi yang tepat tidak diketahui atau diabaikan. Oleh karena itu, kesadaran tentang gizi sehat dengan edukasi gizi sangat penting dilakukan untuk mencegah gizi buruk.