Dimungkinkan untuk menghentikan serangan makan di malam hari

Anda makan sesedikit mungkin sepanjang hari, Anda menahan diri, tetapi begitu Anda pulang, makanan dimulai dengan gaya seorang komandan yang menang. Anda bangun di malam hari dan mendapati diri Anda berada di dapur, dan jika Anda tidak dapat menemukan apa pun dari hangover, stoples selai, atau keju, Anda akan menemukan diri Anda di dalam roti. Ketika Anda bangun di pagi hari, Anda merasa sangat lelah, kewalahan dan berat, dan Anda berjanji pada diri sendiri bahwa saya akan mulai pagi ini. Jika ini memberitahu Anda, berat badan Anda mungkin bertambah karena Serangan Makan Malam.

Inilah saran-saran itu:

• Banyak penelitian menunjukkan bahwa orang dengan beban stres tinggi dan depresi lebih sering mengalami serangan makan malam. Oleh karena itu, aturan pertama dalam menghadapi serangan makan malam adalah mencapai manajemen stres. Jika Anda tidak dapat mengatur diri sendiri dalam hal ini, Anda harus mendapatkan dukungan psikiater.

• Bisa tidur nyenyak juga bisa menghalangi Anda pergi ke dapur di malam hari. Situasi yang paling mengganggu tidur adalah saat terbangun di malam hari karena kebutuhan akan toilet. Sebaiknya batasi asupan cairan Anda setelah jam 8 malam. Tidak makan makanan dengan kandungan air dan air yang tinggi (melon, semangka, mentimun ...) mengurangi kebutuhan Anda untuk pergi ke toilet di malam hari. Dalam hal ini, dapat mengurangi serangan makan Anda.

• Untuk kualitas dan kualitas tidur yang baik, kondisi ambien harus baik. Siapkan lingkungan yang gelap dan tenang. Jauhi lingkungan terang dan bising yang dapat mengganggu tidur Anda.

• Hormon melatonin juga penting untuk kualitas tidur. Jika perlu, Anda dapat melakukan penggantian hormon Melatonin dengan berkonsultasi dengan dokter Anda.

• Teh, kopi, dan minuman berkarbonasi meningkatkan beban stres Anda dan menyebabkan gangguan tidur karena kafein yang tinggi. Akan bermanfaat untuk tidak memilih minuman seperti itu sebanyak mungkin. Tetapi jika Anda mengatakan saya akan meminumnya, Anda tidak boleh melebihi 2 gelas sehari dan terutama di malam hari.

• Salah satu alasan terbesar serangan makan malam adalah Diabetes, yang kami sebut Cacat Metabolisme Gula, Resistensi Insulin atau Hipoglikemia. Apalagi jika Anda merasa lemas dan lelah setelah makan, jika Anda mengidam makanan manis setelah setiap makan, jika Anda lebih suka makanan tinggi gula seperti selai, coklat dan madu untuk jajan malam, Anda harus berkonsultasi dengan dokter.

• Kami selalu mengatakan bahwa gula menarik gula… Semakin banyak Anda makan makanan dengan kandungan gula tinggi, semakin Anda ingin makan makanan manis. Dalam kebiasaan makan sehari-hari, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi makanan kelompok karbohidrat (roti, nasi, pasta, dessert, cake, cookies, permen dan minuman manis) sesering mungkin.

• Jangan pernah melewatkan waktu makan utama untuk menyeimbangkan makanan sehari-hari.

• Jalan cepat setidaknya selama empat puluh lima menit setiap hari meningkatkan kadar endorfin tubuh, yang merupakan hormon kebajikan. Situasi ini tidak hanya membuat Anda merasa lebih baik secara psikologis tetapi juga memungkinkan Anda untuk tidur lebih nyenyak dengan merasakan kelelahan fisik. Dengan demikian, jumlah bangun di malam hari bisa berkurang.

• Pastikan makanan favorit Anda tidak cepat dan mudah didapat.

• Ingatlah bahwa makan adalah perilaku yang dipelajari. Makan dengan logika Anda, bukan emosi Anda. Ingatlah bahwa Anda akan menentukan isi dan waktu makan. Ingatlah bahwa Anda bisa makan makanan yang telah Anda siapkan, tidak hanya sekarang tetapi kapan pun Anda mau. Pikirkan bahwa Anda selalu dapat menunda makan makanan itu dan bahwa Anda selalu dapat menemukan makanan itu sepanjang hari, dan Anda dapat menyerah pada makanan dengan mengatakan 'Saya makan nanti'.