Apa itu hidrosefalus dan bagaimana pengobatannya serta apa saja gejalanya?

Hidrosefalus sering dianggap penyakit berbahaya oleh para ahli. Dengan bertambahnya usia pasien, dengan peningkatan tekanan cairan serebrospinal, kondisi seperti kehilangan ingatan, kesulitan berjalan dan inkontinensia urin dapat diamati pada pasien.

Karena temuan ini sebagian besar terlihat bersamaan dengan usia lanjut, maka temuan tersebut dianggap sebagai masalah yang dibawa oleh usia tua baik oleh pasien maupun keluarganya.

Sebagai hasil dari temuan ini, gejala hidrosefalus orang dewasa seringkali tidak dapat dipahami.

Ketika penyakit berkembang dan gejala menjadi lebih sering, diagnosis hyphrocephalus tekanan normal muncul setelah pasien mengajukan permohonan ke dokter spesialis. Kehilangan ingatan, kesulitan berjalan dan inkontinensia urin adalah gejala penyakit yang paling serius.

Penanganan terhadap temuan ini, yang terjadi dengan peningkatan tekanan air di otak, biasanya dilakukan dengan metode pembedahan, yaitu metode yang mengurangi tekanan air di otak. Venticulo-Peritoneal Shunting adalah metode yang paling umum digunakan di antara metode-metode ini.

Dengan menurunkan tabung tipis yang ditempatkan di saluran air otak ke dalam rongga peritoneum, maka tekanan air di otak berkurang. Cairan yang dikeluarkan dari otak ke peritoneum melalui tabung itu diserap oleh peritoneum, disaring oleh ginjal dan dikeluarkan dari tubuh melalui urin. Ini adalah perawatan dasar.

Apa saja gejala hidrosefalus secara umum?

  • Memburuknya nutrisi
  • Muntah
  • Tidak selalu marah
  • Muntah
  • Kehilangan ingatan
  • Kesulitan berjalan
  • Inkontinensia urin

Gejala pada bayi

  • Memahami kesulitan
  • Sakit kepala
  • Penglihatan kabur
  • Kesulitan menjaga keseimbangan

Apa penyebab hidrosefalus?

  • Kelahiran prematur
  • Cedera lahir
  • Tumor